Ini Lho 10 Manfaat Ikutan Ekskul

forte

FORTE DEPOK

Assalammualaikum Wr Wb,

Selamat Datang kembali di Blog pribadiku! Di tulisan yang ini aku menulis tentang ekskul. Aku juga berharap kalian akan memberikan komentar, kritik ataupun saran agar tulisanku semakin baik lagi.

Ekskul merupakan singkatan dari Ekstrakurikuler, yang menurutku berarti kegiatan-kegiatan tambahan di luar pelajaran untuk mengembangkan bakat dan passion kita. Ekskul juga bisa sebagai tempat untuk menyalurkan ide kreatif kita. Bisa juga untuk menyegarkan pikiran kita akibat belajar beberapa hari.

Rata-rata di SD Negeri atau beberapa SD swasta jarang terdapat ekskul. Bila ada, biasanya hanya bela diri dan Pramuka saja. Ekskul mulai aktif ketika kita sudah SMP. Karena saat itulah kita memiliki keinginan untuk berorganisasi dan berpikir kreatif.

Di SMP-ku ada banyak ekskul. Mulai dari seni sampai olahraga. Yaitu :

  • Bela Diri : Taekwondo, Karate, Gending
  • Seni : Tari Tradisional dan Modern, Paduan Suara, Melukis atau Menggambar, Marawis, Teater
  • Olahraga : Basket, Futsal, Voli, Berenang
  • Kesehatan : PMR
  • Agama : Rohis, Rokris
  • Lainnya : PC ( Peer Conselor), Paskibra, English Club

Ekskul yang kupilih adalah Taekwondo dan Rohis. Sebenarnya aku masih ingin ikut lebih banyak lagi, yaitu English Club, Peer Conselor, Basket, Band, Teater dan Tari.

Karena menurutku English Club itu seru dan aku sangat suka pelajaran Bahasa Inggris. Apalagi biasanya suka ada Festival Bahasa Inggris dengan berbagai lomba. Dan bukankah Bahasa Inggris dapat membantu kita bila sedang pergi keluar negeri ataupun belajar. Bahasa Inggris juga mudah dipelajari dan dipahami, selama kita tekun mempelajarinya dan rajin berlatih . Namun, tentu saja Bahasa Indonesia tetap yang terbaik.

Kalau Peer Conselor itu semacam mengatasi masalah teman-teman kita sendiri. Mirip BK (Bimbingan Konseling), tapi yang menanganinya siswa-siswi. Terkadang juga, katanya mempelajari tentang emosi atau ekspresi, seperti Ilmu Psikologi. Dan aku sangat suka Ilmu Psikologi. Seperti bisa mengetahui apa yang dirasakan atau emosi teman kita dengan hanya melihat ekspreksi/mimik mukanya.

Basket. Aku ingin sekali masuk basket karena sangat suka sekali basket walaupun tidak jago bermainnya. Dan bermain basket juga sangat menyenangkan, apalagi terdapat gerakan-gerakan keren dalam basket. Seperti lay-up, dribble, ataupun slam dunk. Namun aku memiliki postur yang kurang bagus untuk menjadi pemain basket.

Jika Tari, karena aku suka akan tarian-tarian yang indah. Tari tradisional maupun Tari Modern keduanya sama-sama menyenangkan. Bila kita menari, badan kita seakan melayang bila kita menari tradisional yang lembut. Menari juga termasuk cara mengalirkan emosi kita lho!

Band. Aku ingin ikut band karena aku sangat suka musik, walaupun bukan ahlinya. Tapi kalau diajak ngobrol tentang musik, aku nyambung kok! Tapi band yang aku maksud bukan jenis band rock atau band-band alay yang biasanya dikuasai personil-personil yang…..yaaa gitu deh! Tapi band yang kumaksud mungkin lebih menjurus ke marawis khusus perempuan ataupun band bergenre jazz. Yaitu tenang dan menggunakan peralatan musik yang sederhana. Semacam gendang, gitar biasa, cahon, alat musik alami (mulut, petikan jari ataupun tepukan tangan). Atau bisa dikatakan lebih ke bahan yang nature.

Teater. Aku sangat suka akan drama dan film-film seru. Walaupun, faktanya hampir semua orang juga suka film. Aku juga terkadang suka bermain drama sendiri. Drama yang kumainkan pasti selalu tentang anak sekolah yang tinggal di asrama ataupun tinggal bersama kakaknya (karena kamar kakakku sangat cocok untuk latar kamar asrama). Dan pasti aku hanya sendiri memainkannya, dan skenarionya aku buat berdasarkan keinginanku dan dramanya selalu berantakan. Namun aku hanya penikmat saja, itu yang kusadari. Jadi aku tidak merasa harus mengambil ekskul ini.

Pada dasarnya hampir semua ekskul itu menyenangkan. Namun akan lebih menyenangkan bila kita memilih ekskul sesuai passion dan bakat kita. Andai kita belum tahu apa bakat dan passion kita? Kita bisa memilh ekskul berdasarkan hobi atau hal yang kita sukai.

Bila suka musik atau hobi menyanyi, bisa masuk ekskul paduan suara atau band. Yang ingin jadi musisi tinggal masuk band. Yang suka teater ataupun ingin menjadi aktor/aktris bisa masuk teater.

Namun, bukankah tidak semua sekolah memiliki ekskul yang sesuai keinginan kita? Apakah kita akan mencari sekolah yang memiliki ekskul sesuai keinginan kita? Kalau ketemu….YESS!! Eh, tapi kalau lingkungan sekolahnya kurang baik untu belajar bagaimana dong? Mengorbankan sekolah?? Demi ekskul?! Mmmh…..nggak deh! Eh terus ekskulnya gimana dong??

Banyak pertanyaan seperti diatas yang diajukan remaja seumuran kita. Jadi begini, ekskul itu walaupun untuk mengembangkan passion dan bakat. Bukan berarti kita hanya mau mempelajari passion dan bakat kita saja. Belajar juga harus tetap kita jalani.

Misalnya, aku suka menulis, cukup berbakat dalam hal itu dan ingin menjadi penulis. Lantas hanya mau belajar Bahasa Indonesia saja. Matematika, IPA, Bahasa Inggris……semua lewat! Aku tidak pelajari dan belajar ogah-ogahan. Itu merupakan sikap paling merugikan menurutku.

Kenapa? Karena tidak ada ruginya belajar hal lain juga. Lagipula menyenangkan bukan bila kita menguasai semua mata pelajaran. Misalnya Bahasa Inggris, bila aku bisa menguasai pelajaran itu juga, tentu akan sangat menguntungkanku!

Lho kok menguntungkanku sih? Kan kalau mau jadi penulis harus belajar Sastra atau Bahasa Indonesia saja. Nggak juga lho….bila aku menguasai Bahasa Inggris aku pasti jadi bisa menulis dalam Bahasa Inggris. Bahasa Inggris juga memudahkan kita belajar bahasa asing. Bisa juga berkomunikasi dengan para turis mancanegara. Tidak perlu pakai kamus atau translate di internet deh!

Kalau sedang pergi ke luar negeri jadi tidak terlalu sulit deh bila kita tidak menguasai bahasa lain. Seperti bila kita ke Jerman dan masih belajar bahasa Jerman, kita bisa menggunakan bahasa Inggris sebagai penggantinya. Seru kan!

Apalagi kalau menguasai berbagai bahasa, seperti Bahasa Sunda, Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia, Bahasa Prancis, Bahasa Jepang, Bahasa Jerman, Bahasa Inggris, dan masih banyak lagi. Tapi yang namanya belajar tentu ada rintangan. Semangat saja dan pantang menyerah. Nanti hasilnya akan bagus juga kan!

Sama halnya dengan ekskul. Bila ekskul yang kita pilih tak ada di sekolah favorit kita, itu tak masalah! Tak perlu repot mencari sekolah lain. Kita bisa mencari ekskul lain yang menurut kita asyik dan patut dicoba. Misalnya, lagi-lagi aku.

Aku ingin sekali bisa ikut ekskul Jurnalistik, Pecinta Alam, Klub Buku, dan Writing Club . Namun di sekolahku, tidak ada semua ekskul itu. Apa aku akan putus asa? Tidak! Aku memutuskan memilih ekskul yang menurutku tampak seru untuk diikuti. Yaitu Taekwondo dan Rohis.

Lagipula pasti akan sangat seru dan mengasyikkan bila kita memiliki banyak keahlian. Banyak hal seru yang dapat kita lakukan juga di luar passion kita. Hasil dari ekskul yang kuikuti, aku bisa membela diri bila ada yang ingin mem-bully atau menjahatiku. Aku bisa mendalami ilmu agama dan mengerti peraturan-peraturan agamaku.

Aku mendapat banyak hal baru dan menarik. Juga teman yang banyak yang memiliki keahlian yang berbeda-beda pula. Kami jadi bisa berbagi keahlian dan saling membantu dalam belajar keahlian itu. Ataupun saling bercerita tentang passion dan keahlian yang sedang kita tekuni, lalu saling memberi semangat. Tidak sulit kan?

Intinya, ekskul bukanlah hal yang menyulitkan, menyusahkan, menyakiti, membuang-buang waktu ataupun membuat kita bosan. Melainkan ekskul merupakan hal yang bermanfaat. Untuk penutup, mau tahu apa saja manfaat-manfaat ekskul? Yuk kita lihat ke bawah sini!

Manfaat-Manfaat Ekskul :

  1. Mengembangkan passion, bakat, dan keahlian kita
  2. Memudahkan kita mencari teman
  3. Melatih rasa percaya diri kita
  4. Menampung ide-ide gila+kreatif kita
  5. Menambah ilmu dan teman
  6. Untuk refreshing/menyegarkan diri setelah lama belajar
  7. Menemukan hal-hal baru dan berbeda yang seru, menarik dan sejuta rasa lainnya
  8. Menambah pengalaman-pengalaman kita
  9. Mengurangi emosi kita saat sedang marah
  10. Menumbuhkan rasa toleransi dengan satu sama lain

Terimakasih untuk kalian yang sudah membaca tulisanku dan melihat isi-isi blogku. Mohon maaf bila ada kesalahan dan kekurangan. Dan jangan lupa, masih ada cerita tentang ekskul yang kuikuti, Taekwondo dan Rohis. Tapi di tulisan yang lainnya. Sekian, Selamat Membaca dan Menikmati!

Sampai Jumpa lagi nanti!

Wassalammu’alaikum Wr Wb

Ross Roudhotul Jannah Kuartanegara

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s